The Liga Privada T52 Flying Pig menghadirkan kegilaan yang terkonsentrasi dalam kerangka figurado pendek sepanjang 89mm. Tembakan kecil berbalut墨西哥圣安德烈斯黑火药 ini dipenuhi dengan tembakau Nicaragua yang memberikan dampak jauh di atas kelas beratnya. Anggaplah ini sebagai tembakan espresso bagi para penggemar cerutu - intens, kompleks, dan dijamin akan membangunkan lidah Anda.
Satu Per Tiga: Rasa kopi hitam dan coklat pahit langsung mendominasi, dengan rempah-rempah panggang (cengkih/pala) menembus asap tebal. Hisapan terasa sengaja ketat - seperti mengisap milkshake coklat melalui penyangga kopi.
Tengah Per Tiga: Kemanisan muncul saat kacangaramel dan ek charred mengambil alih. Tekstur asap menebal secara signifikan, meninggalkan sensasi pedas di lidah. Hati-hati dengan penumpukan panas dalam vitola gemuk ini.
Final Third: Mineral notes and dark cherry emerge before earthy tones take control. Many smokers stop here as tar accumulates, but power-through types get rewarded with a final espresso crema-like finish.
The oily maduro wrapper glistens like used motor oil - a good sign. Despite the odd shape, burn line stays surprisingly even without canoeing. Ash holds firm in dense, salt-and-pepper layers. Pro tip: Use a punch cut to control the massive 60-ring gauge's airflow.
Best suited for seasoned smokers craving condensed power. Newbies might find the intensity overwhelming, while veterans appreciate the engineering behind this smoke-compressed torpedo. Pairs dangerously well with barrel-proof bourbon or cold brew coffee.